STMIK Methodist Binjai telah mengukuhkan komitmen kolaboratif yang strategis dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Binjai. Inisiatif krusial ini bertujuan untuk mempercepat akselerasi transformasi digital sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus memperkuat kapasitas kompetensi digital komunitas akademik dan masyarakat.
Penandatanganan MoU ini menjadi fondasi bagi program kerja jangka panjang, yang berfokus pada empowerment melalui pendidikan dan peningkatan literasi digital. Kegiatan ini secara simultan dirangkai dengan penyelenggaraan Pelatihan Video Content Creator dan Pemasaran Digital Dasar Berbasis Artificial Intelligence (AI), yang dilaksanakan selama dua hari di Ruang Seminar STMIK Methodist Binjai.
Pelatihan ini tidak hanya diikuti oleh para pelaku UMKM Kota Binjai, tetapi juga melibatkan secara intensif mahasiswa STMIK Methodist Binjai. Fokus kurikulum pelatihan berorientasi pada peningkatan kapabilitas teknis dalam:
-
Produksi Konten Kreatif: Penciptaan konten video yang representatif dan menarik, esensial untuk branding dan promosi digital.
-
Strategi Pemasaran Digital (Digital Marketing Strategy): Implementasi teknik pemasaran mutakhir dan penggunaan teknologi artificial intelligence (AI) untuk optimasi engagement pasar dan konversi penjualan.
Ketua STMIK Methodist Binjai, Dr. Ra-men A. Purba, M.Kom., dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah wujud nyata dari sinergi tripartit antara perguruan tinggi, organisasi pengusaha, dan instansi pemerintah (BBPSDMP Kominfo Medan turut berperan). Tujuan utamanya adalah menciptakan ekosistem kewirausahaan digital yang solid dan berkelanjutan.
Dr. Ramen A. Purba, M.Kom.: “Kerja sama ini melampaui formalitas seremonial. Ini adalah komitmen institusional kami untuk secara proaktif mempercepat transisi digital, yang akan memberikan dampak sosial-ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Kami ingin mahasiswa menjadi agen perubahan yang menguasai kompetensi abad ke-21.”
Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat multi-dimensional:
- Peningkatan Daya Saing UMKM: Pelaku UMKM akan dibekali aset pengetahuan (knowledge asset) dan keterampilan praksis untuk memproduksi produk berkualitas, mengadopsi standar kualitas kompetitif, dan bersaing di ranah digital.
- Aplikasi Konsep Ilmiah: Bagi mahasiswa, pelatihan ini berfungsi sebagai laboratorium implementasi untuk mengaplikasikan konsep teoritis dari studi seperti Sistem Informasi (SI) dan Teknik Informatika (TI), khususnya dalam disiplin analitik bisnis (business analytics), pengembangan software kreatif, dan manajemen basis data pemasaran.
- Pemberdayaan Wanita Pengusaha: IWAPI menyambut baik MoU ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan keterampilan teknologis para wanita pengusaha dalam menghadapi tantangan disrupsi teknologi.
Partisipasi DPW IWAPI Provinsi Sumatera Utara serta Dinas Koperasi dan UKM Kota Binjai semakin memperkuat legalitas formal dan dukungan terhadap inisiatif peningkatan literasi digital UMKM dan sivitas akademika. Dengan bekal ini, STMIK Methodist Binjai siap mencetak generasi digital natives yang tidak hanya adaptif, tetapi juga mampu menjadi kreator dan inovator dalam dinamika industri kreatif dan sektor teknologi informasi.
Redaksi Khusus STMIK Methodist Binjai